Apa Itu Roof Skylight? Bagaimana Memilih yang Bagus
Pernahkah kamu membayangkan rumah yang terang tanpa banyak lampu di siang hari? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan roof skylight. Roof skylight bisa membuat ruangan lebih cerah, hemat energi, dan terasa lebih luas. Artikel ini akan memberikan informasi lengkap tentang apa itu roof skylight, jenis-jenisnya, serta tips memilih yang tepat untuk rumahmu.
Pengertian Roof Skylight dan Fungsinya untuk Rumah

Kalau kamu ingin menghadirkan rumah yang lebih terang, hemat energi, sekaligus terlihat modern, roof skylight bisa jadi pilihan menarik. Banyak orang mengenalnya sebagai “jendela atap” karena dipasang di bagian atap bangunan dan berfungsi untuk memasukkan cahaya alami langsung ke dalam ruangan.
Apa Itu Roof Skylight?
Roof skylight adalah panel kaca atau material tembus cahaya yang dipasang pada atap rumah. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari persegi panjang, bulat, hingga desain khusus sesuai kebutuhan. Fungsinya mirip jendela, hanya saja posisinya berada di atap sehingga mampu menangkap cahaya matahari lebih maksimal.
Selain memberi pencahayaan alami, skylight juga dapat dipadukan dengan sistem ventilasi. Ada skylight yang bisa dibuka-tutup secara manual atau otomatis, sehingga tidak hanya memberikan cahaya, tetapi juga sirkulasi udara segar.
Fungsi Roof Skylight untuk Rumah
-
Pencahayaan Alami yang Maksimal
Dengan adanya skylight, ruangan terasa lebih terang tanpa perlu menyalakan lampu di siang hari. Hal ini membantu kamu menghemat energi listrik. -
Meningkatkan Sirkulasi Udara
Beberapa jenis roof skylight bisa dibuka sehingga berfungsi sebagai ventilasi tambahan. Udara panas di dalam rumah bisa keluar, digantikan dengan udara segar dari luar. -
Menciptakan Kesan Estetik dan Modern
Skylight menambah nilai visual rumah. Ruangan terasa lebih lapang, mewah, dan elegan karena cahaya alami masuk dengan indah. -
Meningkatkan Kesehatan dan Mood
Paparan cahaya matahari pagi yang masuk melalui skylight dapat membantu menjaga kesehatan serta meningkatkan suasana hati penghuni rumah. -
Efisiensi Energi
Dengan pencahayaan alami yang optimal, kamu bisa lebih jarang menyalakan lampu di siang hari, sehingga tagihan listrik jadi lebih hemat.
Jenis-Jenis Roof Skylight yang Paling Populer

Ada beberapa jenis roof skylight yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Setiap jenis memiliki keunggulan masing-masing.
1. Fixed Skylight
Jenis ini tidak bisa dibuka, sehingga hanya berfungsi untuk penerangan alami. Cocok dipasang di ruangan yang membutuhkan cahaya tambahan.
2. Ventilated Skylight
Skylight ini bisa dibuka dan ditutup. Selain cahaya, udara juga bisa masuk dengan mudah. Jenis ini sering digunakan di dapur atau kamar mandi.
3. Tubular Skylight
Jenis ini berbentuk pipa reflektif yang menyalurkan cahaya dari atap ke dalam ruangan. Sangat cocok untuk ruangan kecil atau area yang sulit dijangkau cahaya.
4. Custom Skylight
Jenis ini dibuat sesuai desain dan ukuran yang kamu inginkan. Biasanya dipasang pada rumah modern dengan konsep khusus.
Dengan memahami jenis-jenis roof skylight, kamu bisa memilih yang sesuai dengan desain rumahmu.
Tips Memilih Roof Skylight yang Bagus dan Awet

Memilih roof skylight tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan agar skylight tahan lama.
1. Pilih Material Berkualitas
Skylight biasanya dibuat dari kaca tempered, laminated glass, atau akrilik. Kaca tempered lebih kuat terhadap benturan, sementara laminated glass punya lapisan keamanan tambahan agar tidak mudah pecah. Kalau kamu ingin lebih ringan, bisa pilih akrilik berkualitas tinggi.
2. Sesuaikan dengan Kebutuhan Ruangan
Tidak semua ruangan cocok menggunakan jenis skylight yang sama. Misalnya, untuk dapur atau kamar mandi, pilih ventilating skylight agar sirkulasi udara lebih baik. Sedangkan untuk ruang keluarga, fixed skylight sudah cukup untuk memberikan cahaya alami.
3. Perhatikan Lapisan Pelindung (Coating)
Agar skylight awet, pastikan ada lapisan pelindung UV. Ini membantu menahan panas berlebih sekaligus melindungi interior rumah dari kerusakan akibat sinar matahari langsung.
4. Pilih Sistem yang Mudah Perawatan
Beberapa skylight dilengkapi fitur self-cleaning glass yang membuat debu atau kotoran mudah terlepas saat terkena hujan. Jika tidak ada fitur ini, pilih desain yang mudah dijangkau untuk dibersihkan.
5. Perhatikan Desain dan Estetika
Selain fungsional, skylight juga berperan besar pada tampilan rumah. Pilih desain yang sesuai dengan gaya arsitektur rumah kamu, misalnya minimalis, modern, atau klasik.
6. Pastikan Kedap Air dan Tahan Bocor
Pemasangan yang tidak tepat bisa membuat skylight mudah bocor saat hujan. Gunakan jasa tukang atau kontraktor berpengalaman, serta pastikan ada sistem sealing yang baik pada setiap sisi skylight.
7. Pertimbangkan Fitur Tambahan
Beberapa skylight modern dilengkapi tirai otomatis, sensor hujan, hingga sistem pembukaan elektrik. Fitur ini bisa menambah kenyamanan sekaligus membuat skylight lebih praktis.
Kesimpulan
Roof skylight adalah solusi cerdas untuk membuat rumah lebih terang, hemat energi, dan nyaman. Ada berbagai jenis skylight yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, mulai dari fixed, ventilated, tubular, hingga custom. Namun, memilih roof jenis ini yang bagus perlu perhatian khusus, seperti material, posisi, dan sistem pemasangan.
Jika kamu ingin rumah yang estetik sekaligus ramah lingkungan, roof skylight bisa menjadi pilihan tepat.